Review The Cellar (2022): Rumah yang Dihantui Rumus Matematika

Review The Cellar (2022) – Rasa haus saya akan film horor tidak pernah habis, terutama horor supernatural. Ketika melihat poster dan membaca sinopsis singkat The Cellar, saya seketika tertarik untuk menontonnya. Plot film ini ternyata di luar apa saya saya duga.

adegan film the cellar stills

The Cellar memiliki premis yang sangat sederhana, sebuah keluarga yang baru pindah ke rumah baru mengalami gangguan supernatural. Permasalahan di film ini dimulai dengan sangat cepat di awal film. Ketika kedua anak keluarga itu ditinggal kedua orang tuanya, rumah tersebut mengalami mati lampu dan si kakak (Ellie) menghilang secara misterius ketika masuk ke ruang bawah tanah untuk mengecek sekring.

Sayangnya, premis sederhana tersebut kurang dibumbui oleh plot yang dalam. Padahal di film ini ada beragam teka-teki yang sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk membuat film lebih berisi mengingat durasi film ini hanya 1,5 jam. Alih-alih berusaha memberikan penjelasan mendalam yang masuk akal terhadap kejadian-kejadian misterius di rumah tersebut, film ini hanya memberikan informasi minim yang singkatnya mengatakan bahwa ada rumus matematika yang bekerja layaknya mantra dan dapat membuka dimensi lain di rumah itu. Typical lazy writing.


Selain itu, peran bapak di film ini juga terasa useless. Selama 3/4 film dia sama sekali tidak terkesan gelisah dan khawatir dengan apa yang terjadi pada anaknya yang hilang, dan juga tidak berusaha mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi seperti halnya yang dilakukan istrinya. Perannya kebanyakan hanya menenangkan istri dan menyangkal apapun informasi dan petunjuk yang ditemukan istrinya.

Sebenarnya latar tempat dan tone yang diberikan film ini sudah cukup bagus. Hanya saja, lokasi pengambilan gambar yang di situ-situ saja, membuat rumah yang tampak besar dari luar menjadi terasa kecil dan tidak masuk akal. Seharusnya film ini mengeksplorasi rumah tersebut dengan lebih baik, bisa dengan cara mengajak karakter di film menelusuri rumah itu lebih jauh untuk menemukan jawaban atas petunjuk-petunjuk yang ditemukan, bukan malah mencarinya di Bing! (Seriously, they use Bing instead of Google in this film.)

review film the cellar 2022

Film ini sudah bisa membangun atmosfir menyeramkan dengan baik sebenarnya, tapi sayangnya momen-momen menegangkan seringkali tidak berujung pada jumpscare yang memuaskan. Memang sih film horor tidak selalu memerlukan jumpscare, tapi saya rasa film ini membutuhkan jumpscare yang cukup karena film ini terasa membosankan tanpanya.

Overall, jujur saya kurang puas dengan film ini. Film ini memiliki banyak potensial tapi hal tersebut kurang dimanfaatkan dengan baik sehingga terkesan sangat low effort. Saya tidak bisa merekomendasikan film ini bagi kalian yang butuh asupan horor yang nendang. Film ini mungkin menyeramkan bagi mahasiswa-mahasiswa teknik yang tidak menyukai Kalkulus.

RATING: C