Review Malignant (2021): Misteri dengan Twist yang Alig Tenan

Review Malignant – James Wan akhirnya kembali menyutradarai film horor baru berjudul Malignant. Meski disutradarai olehnya, film ini bukanlah bagian dari Conjuring Universe. Saya yang sudah terprogram untuk tidak menonton trailer ataupun sinopsis film horor sebelum menontonnya, baru mengetahui hal ini setelah menontonnya. Dan, setelah menontonnya, saya senang bahwa keputusan untuk tidak menonton trailer film ini adalah keputusan yang tepat.

Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk tidak menyinggung twist film ini, karena akan sangat mengurangi pengalaman menonton.

review film malignant

Film ini bercerita tentang Madison, seorang ibu hamil yang tinggal berdua bersama suaminya, Derek. Suatu malam, setelah suatu pertikaian dengan istrinya, Derek diserang oleh sosok misterius dan mati dengan cara mengenaskan. Di malam yang sama, Madison juga diserang. Dia selamat, hanya saja dia harus kehilangan bayi yang dikandungnya.

Setelah kejadian itu, Madison mengalami hal-hal aneh. Ia sering bermimpi menyaksikan suatu pembunuhan tepat sebelum pembunuhan terjadi. Belakangan dia mengatahui bahwa pembunuhan-pembunuhan tersebut adalah kejadian nyata yang sedang terjadi di sekitarnya. Jadi, apa yang sebenarnya sedang terjadi pada Madison?

review film horor malignant

Sebenarnya sudah banyak petunjuk yang di lempar di sana-sini untuk menjawab pertanyaan tersebut. Namun, menariknya, jawaban dari misteri tersebut tertutup dengan baik hingga menjelang akhir film. Entah karena saya yang sedang malas mikir atau memang clue yang diberikan cukup subtle. Hehe. Jawaban tersebut sangatlah unik dan hampir tidak terpikirkan oleh saya.

Hal lain yang unik dari film ini adalah film ini terasa seperti gabungan dari beberapa sub-genre horor berbeda yang dijadikan satu. Di awal film kita merasa seperti sedang menonton film horor supernatural. Ketika masuk ke pertengahan, film ini seperti thriller misteri pembunuhan. Di akhir, film ini terasa seperti gabungan antara horor slasher dan sains fiksi. Bak nano-nano, film ini rame rasanya.

review film malignant bahasa indonesia

Meskipun terasa seperti gabungan beberapa genre horor, film ini tidak terasa begitu ‘menakutkan’. Mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan seberapa menyeramkannya film ini adalah ‘tickling‘. Tapi, jangan salah paham dulu. Meskipun tidak begitu menyeramkan, film ini sangat menghibur. Ada sedikit unsur jumpscare, gore, action yang membuat film ini tidak terasa membosankan. Film ini mengingatkan saya pada film-film horor jadul dengan makhluk mengerikan dan aksi brutal, sebut saja A Nightmare on Elm Street.

James Wan berhasil memberikan angin segar yang diperlukan genre horor saat ini. Film-film horor belakangan kebanyakan hanya berkutat pada kejadian kesurupan, rumah berhantu, atau umat tersesat. Ide cerita Malignant terasa autentik dan orisinal. Saya harap ke depannya, semakin banyak penulis film horor yang bisa menemukan sudut pandang horor dari hal-hal yang tak terpikirkan sebelumnya. Keunikan ide cerita film ini juga mengingatkan saya akan karya-karya Junji Ito yang sangat anti-mainstream.

Sebenarnya ada beberapa pertanyaan mengganjal dari plot film ini. Salah satunya adalah bagaimana bisa karakter pembunuh di film ini bisa memiliki skill parkour yang sudah sekelas karakter Assassin’s Creed? Pertanyaan ini mungkin terkesan sepele, tapi setelah menontonnya, saya masih belum mendapat jawaban yang memuaskan. Pertanyaan-pertanyaan sepele seperti itu membuat film ini tidak mendapatkan skor maksimal menurut saya pribadi.

Overall, Malignant sangat layak untuk ditonton bagi kalian penggemar film horor. Jujur, meski menyukai film ini, saya rasa pengalaman orang-orang akan cenderung mixed. Hal ini terlihat dari rendahnya rating yang diberikan orang-orang untuk film ini. Tapi, jika kalian penasaran, go watch it! Bisa jadi kalian adalah salah satu dari sebagian orang yang menyukai film horor seperti ini. Malignant sudah dirilis di bioskop dan secara digital.

RATING: A-