Review Hawkeye (2021): Murid Baru dan Konspirasi Pasar Gelap

Review Hawkeye Season 1Hawkeye mungkin adalah serial yang paling tidak saya nantikan dari daftar serial Marvel yang dijadwalkan tayang tahun ini di Disney+. Saya rasa ini karena Hawkeye bukan merupakan karakter favorit. Mungkin hanya segelintir orang yang menjadikan Hawkeye a.k.a. Clint Barton (Jeremy Renner) sebagai karakter favorit mereka. Motivasi saya sendiri menonton ini adalah karena adanya Hailee Steinfeld sebagai Kate Bishop. But, you know what, this show turns out pretty damn good.

Review ini mengandung spoiler ringan.

kate bishop hawkeye review bahasa indonesia

Lupakan tentang multiverse, Hawkeye mengajak kita kembali down to earth dan menghadapi masalah sehari-hari. Kate Bishop adalah seorang gadis muda yang jago memanah, anak orang kaya, dan juga fans berat Clint Barton/Hawkeye. Kenapa dia bisa suka Clint? Karena Clint tanpa sadar telah menyelamatkan Kate kecil ketika terjadi Pertempuran New York di 2012/film Avengers pertama. Sejak itu Kate terinspirasi menjadi seorang hero seperti Hawkeye karena ia jadi tahu bahwa ia tidak perlu kekuatan super untuk itu, hanya perlu busur dan panah.


Suatu malam di sebuah acara amal yang digelar ibunya, Eleanor Bishop (Vera Farmiga), Kate tanpa sengaja menghadiri pelelangan gelap di gedung yang sama karena membuntuti seseorang. Ternyata barang-barang yang dilelang selain barang-barang antik adalah barang-barang yang ditemukan di markas Avengers setelah diluluhlantakkan oleh Thanos di Avengers: Endgame. Dua dari barang-barang itu adalah pedang dan kostum Ronin yang dikenakan Hawkeye saat masa-masa gelap ditinggal keluarganya.

Acara lelang itu berakhir ricuh karena diserang oleh Tracksuit Mafia. Bukannya kabur, Kate Bishop dengan naluri heroiknya malah memakai kostum Ronin dan melawan para Tracksuit Mafia. Hal ini menyebabkan Kate diburu oleh para kriminal yang menaruh dendam pada Ronin atas pembantaian yang dilakukannya. Clint yang mengetahui aksi itu dari berita di TV kamar hotelnya seketika mencari tahu siapa sosok di balik kostum miliknya. Dan petualangan pun dimulai dari sana.

ulasan hawkeye review bahasa indonesia

Serial ini mengajak kita melihat transformasi Kate Bishop menjadi sidekick Hawkeye. Entah ia akan menggantikan Clint nantinya atau tidak, tapi yang jelas di sini diperlihatkan bagaimana usaha Kate untuk meyakinkan Clint bahwa ia layak dan siap menjadi seorang hero. Karakter Kate Bishop di sini sangatlah likeable dan membuat serial ini terasa fun dan fresh. Meski masih muda, ia tidak terasa annoying seperti halnya Peter Parker versi Tom Holland di beberapa film awal kemunculannya. Chemistry antara Kate dan Clint sangat terasa di tiap interaksi mereka.

Serial ini juga mampu menunjukkan bahwa Hawkeye bisa menjadi karakter yang menarik dengan caranya sendiri, dan bisa terlihat ‘keren’ juga. Di sini Clint sempat memamerkan banyak jenis panah modifikasi miliknya yang belum pernah digunakannya sebelumnya. Kita juga ditunjukkan sisi kemanusiaan Clint yang harus mengorbankan waktu berharga libur Natal bersama keluarganya untuk memastikan Kate, orang yang baru dikenalnya, selamat dari ancaman yang dibawa oleh kostum miliknya dulu.

I find it funny ketika melihat wajah Clint yang terlihat seperti ‘he had enough‘ di separuh season serial ini, dan mengingat kalau sebenarnya dia sudah ingin pensiun sejak akhir film Avengers: Age of Ultron. Tapi, lama kelamaan ia terlihat senang membantu Kate dan ingin mengajari hal-hal yang diketahuinya kepadanya. This show is so heartwarming, dan sangat cocok dirilis dekat momen-momen Natal.

kate bishop clint barton hawkeye scene

Hanya ada beberapa hal yang saya kurang sukai dari serial ini. Pertama, Kate Bishop di sini diceritakan memiliki sabuk hitam ilmu bela diri sejak umur belasan tahun, tapi dia seringkali terlihat kewalahan ketika harus bertarung tangan kosong tanpa busur dan panahnya. Entah itu intentional atau tidak, tapi sedikit mengganggu menurut saya. Kedua, chemistry Kate dan Eleanor sebagai ibu dan anak terasa sangat kurang. Meski Eleanor terlihat sayang pada Kate, tetap terasa ada yang ganjil darinya sejak adegan awal kemunculannya. Saya rasa jika hubungan mereka dibangun dengan lebih solid di awal dan dihantam dengan twist di akhir episode 5, keseluruhan serial ini akan menjadi lebih baik. Ketiga, serial ini tidak ditutup dengan cliffhanger ataupun credit scene yang semenarik Loki, Wandavision, dan The Falcon and the Winter Soldier.

Overall, Hawkeye adalah serial yang fun dan heartwarming dan cocok ditonton dalam suasana liburan Nataru. Meski terasa weak di dua episode pertama, episode-episode selanjutnya terasa sangat solid dan niat dalam penggarapannya. Saya harap Kate Bishop akan muncul di film-film Marvel dan/atau serial Marvel yang lain, because I love her character so much!

RATING: B+